Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Wajah Selama ini Jadi Sarang Kutu, Kok Bisa?

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beauty Life.

Benda-benda kotor yang jarang dibersihkan menjadi sarang kutu. Hewan kecil ini juga suka menciptakan koloni kecil di kasur, bantal, lap, kain pel dan benda lain yang jarang dibesihkan.

Kutu juga bisa bersemayam di rambut. Terutama bila tidak bisa menjaga kebersihan dan jarang keramas. Apa jadinya bila kutu bersarang di kulit wajah? Menjijikkan bukan.

Hewan mikroskopis berkaki delapan ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Karena ukuran mereka yang sangat kecil dan hanya mampu dideteksi dengan mikroskop.

Biasanya hewan tungau atau kutu ini dikenal dengan istilah demodex folliculorum. Mengutip Very Well Health, tungau wajah adalah parasit kecil yang hidup di folikel rambut dan memakan sel kulit mati.

Wajah Anda mungkin jadi rumah dari tungau yang sedang berkembang biak

Catatan CNN Indonesia, Anda tak perlu khawatir. Sebab tungau ini juga membantu proses pembersihan wajah dengan cara memakan kulit mati, kotoran, minyak wajah, serta debu yang menempel.

Mereka baru akan menimbulkan masalah jika pertumbuhannya tidak terkendali. Itu sebabnya, menjaga kebersihan wajah sangat diperlukan agar tungau ini tidak menyebabkan masalah pada kulit.

Menurut Medical News Today dari CNN Indonesia, tungau wajah biasanya tidak berbahaya. Tapi dapat menyebabkan masalah bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Itu sebabnya, mereka yang mengonsumsi steroid, memiliki riwayat kanker, atau orang dengan HIV/AIDS, rentan memiliki demodex pada kulit wajahnya.

Adanya tungau pada wajah sebenarnya normal. Bahkan pada kulit yang sehat sekalipun. Tungau bersifat menular dan dapat ditularkan melalui kontak. Misalnya saat tidur pada ranjang yang sama, atau menyentuh wajah secara langsung.

Pada kondisi tertentu, keberadaan tungau yang tak terkendali di wajah bisa menimbulkan beberapa masalah pada kulit.

Seperti peningkatan jumlah tungau demodex bisa menyebabkan jerawat, gatal-gatal di sekitar kulit wajah, hingga bintik-bintik kecil di sekitar bibir.

Selanjutnya, Rosacea adalah kondisi inflamasi atau peradangan pada kulit yang menyebabkan kemerahan dan lesi kering pada wajah.

Beberapa penelitian menunjukkan, orang dengan rosacea memiliki tungau demodex empat kali lebih banyak di wajah mereka.

Selain itu, adanya peradangan pada kelopak mata yang dapat menyebabkan pengerasan kulit, berair, dan kemerahan. Orang dengan blepharitis cenderung lebih banyak memiliki tungau demodex pada wajahnya.

Artikel Lainnya