Belum Keluarkan Isyarat Sub Sink, TNI AL Tegaskan KRI Nanggala-402 Masih Hilang Kontak

Nyedulur
  • 17 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Detik/Antara.

Belum ada kepastian penyebab hilangnya kontak kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI AL. Meskipun berdasarkan hasil pencarian ditemukan tumpahan minyak di sekitar hilangnya kapal berusia 40 tahun itu.

Sejauh ini Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono belum mengeluarkan isyarat sub sink alias pernyataan karamnya kapal selam KRI Nanggala-402.

“Sampai sekarang belum ada bukti autentik, artinya belum terdeteksi di mana posisinya, jadi belum kita isyaratkan untuk sub sink,” kata Yudo saat menggelar konferensi pers di Bali, Kamis 22 April, mengutip Beritajatim.

Sub sink merupakan isyarat yang dikeluarkan jika kapal selam telah dipastikan karam dan titik pencarian telah ditetapkan. Jika masih dalam status hilang kontak, statusnya masih sub missed.

Yudo menyebut pihaknya tak akan berlama-lama mengeluarkan isyarat ini jika memang bukti bahwa KRI Nanggala karam memang ada.

“Kita akan melakukan isyarat sub sink apabila kapal selam sudah dipastikan tenggelam dengan bukti otentik,” kata Yudo.

KRI Nanggala hilang kontak saat melakukan latihan penembakan torpedo di wilayah perairan Bali pada Rabu 21 April 2021, sekitar pukul 03 WIB.

Sesaat sebelum torpedo diizinkan untuk ditembakan, KRI Nanggala hilang kontak dan tak muncul lagi di permukaan. Berdasarkan hasil analisa TNI AL menyebut kapal diduga berada di kedalaman 600-700 meter.

Di tempat yang sama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta seluruh masyarakat Indonesia ikut mendoakan keselamatan 53 awak Kapal Selam KRI Nanggala-402.

“Karena itulah kita mohon semua masyarakat, kita berdoa bahwa anak-anak kita bisa kita temui dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata dia.

Dia juga menyebut, kejadian tenggelamnya kapal selam bukan hanya kali ini terjadi.

Artikel Lainnya