Bejat! Guru Voli Lamongan Perkosa Murid, Dilakukan Lebih dari Sepuluh Kali, Kejadian Direkam dan Disebar

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com.

Guru, digugu lan ditiru. Pepatah Jawa itu masih melakat hingga kini. Artinya kurang lebih menggambarkan seorang guru yang harus bisa dipercaya dan bisa ditiru. Tapi guru voli asal Lamongan, Jawa Timur ini tidak patut untuk dipercaya. Apalagi ditiru.

Falakhi (26), seorang guru olahraga voli asal Lamongan harus berhadapan dengan polisi. Dia ditangkap setelah diduga melakukan tindak asusila. Dia merenggut keperawanan muridnya sendiri!

Aksi bejatnya bukan hanya memerkosa. Pelaku malah merekam kejadian itu dan menyebarkan ke beberapa orang. Tanpa malu! Spontan orang tua korban merasa dipermalukan dan melaporkan aksi asusila itu kepada polisi.

Mengutip Suara, Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengatakan pria yang masih berstatus bujang itu melakukan aksi bejatnya di rumahnya.

Pada awalnya korban diajak tersangka ke rumahnya untuk diajak makan dan minum ice cream. Setelah itu tersangka merayu korban untuk berhubungan badan.

“Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka telah melakukan tindakan tersebut lebih dari 10 kali. Dimulai pada mulai bulan Maret 2019, sampai bulan Oktober 2021,” ujar Miko, dalam konferensi pers, Rabu 10 Februari 2021.

Dalam aksinya korban juga merekam video kemudian discrenshoot dan disebarkan kepada guru-guru, keluarga dan teman-teman korban.

“Akhirnya foto itu menyebar di media sosial, hingga membuat korban malu dan mengalami beban moral. Mengetahui anaknya dicabuli, orang tua korban melapor ke Polres Lamongan,” ujar alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini.

Artikel Lainnya