Banyak Alasan Berat Wanita Naik Selama Pandemi, Karena Stres?

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Shutterstock.

Selama masa pandemi tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan fisik. Bahkan juga berpengaruh pada kesehatan mental. Hal ini karena wabah Covid-19 yang tak kunjung selesai. Akibatnya, stres kerap muncul dan berlebihan.

Karena stres yang berlebihan tersebut banyak perempuan yang mengalihkan kepada makanan. Bahkan kerap berlebihan dalam mengonsumsi makanan. Dan porsinya lebih banyak dibandingkan pria.

Dikutip dari Suara, fakta itu terungkap dalam studi baru yang diterbitkan dalam jurnal "Appetite" yang menunjukkan stress akibat pendemi, memicu konsumsi gula dan makanan berlemak lebih tinggi. Terutama di kalangan perempuan.

Sebuah studi yang dipimpin Allan Geliebter, seorang psikolog di Departemen Psikiatri di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, menganalisis dari 31 peserta yang terdiri atas 16 pria dan 15 perempuan.

Penelitian berlangsung 14 bulan sebelum dan selama pandemi virus corona dengan melihat asupan nutrisi untuk setiap individu pada setiap harinya secara acak.

Peneliti melihat asupan kalori dari makanan padat seperti buah-buahan dan sayuran bersama dengan makanan ringan dan soda.

Studi itu juga mengutip penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan lebih cenderung memiliki asupan gula dan lemak jenuh yang lebih tinggi daripada pria dan cenderung mengonsumsi lebih banyak sebagai tanggapan. stres.

“Perubahan ini kemungkinan besar disebabkan oleh keadaan seputar Covid-19, termasuk kewajiban untuk tinggal di rumah, penurunan keamanan kerja, kecemasan tentang paparan virus, dan kekurangan makanan,” kata para peneliti dalam penelitian tersebut,.

Peneliti menjelaskan, bahwa kondisi stres ini mendorong perempuan mengonsumsi lebih banyak makanan padat energi tetapi tampaknya tidak memengaruhi pria dengan cara yang sama.

Sebuah studi terpisah yang dilakukan oleh OnePoll yang menanyakan 2.000 orang Amerika tentang kebiasaan makan mereka menemukan tiga perempat makan makanan berkalori tinggi seperti es krim dan permen saat dalam isolasi.

Artikel Lainnya