nyedulur.com

Banteng Ngamuk, Satu Kader Dipecat, Gegara Dukung Machfud Arifin-Mujiaman dalam Pilwali Surabaya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suarapublik

Pilwali Surabaya belum diputus tuntas. Untuk sementara pasangan Eri Cahyadi-Armuji unggul dalam rekapitulasi suara di tingkat KPU Surabaya. Pasangan ini mengantongi 597.540 suara atau unggul 145.746 suara dari lawannya.

Dengan hasil ini, membuat partai pengusung Eri Cahyadi-Armuji, PDI Perjuangan di atas angin. Partai berlambang banteng dengan moncong putih itu main pecat. Salah satu kadernya yang membelot pada Pilwali Surabaya, Anugrah Ariyadi dipecat.

Surat bernomor: 82/KPTS/DPP/XII/2020 ditandatangani Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputro dan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto telah disampaikan.

Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat mengatakan bahwa surat keputusan pemecatan Anugrah Ariyadi ini telah dikirim ke rumahnya.

“Surat pemecatan resmi dari DPP PDI Perjuangan sudah diserahkan ke kediaman Pak Anugerah Ariyadi, dan diterima anggota keluarganya,” katanya dikutip dari Kompas, Minggu 20 Desember 2020.

Dalam surat tersebut, Anugrah dianggap melakukan pelanggaran berat. Yakni memberi dukungan kepada calon yang tidak diusung partai. Sehingga sanksi yang ditetapkan adalah pemecatan.

“Anugrah Ariyadi tidak mengindahkan instruksi partai P terkait rekomendasi calon wali kota dan calon wali kota Surabaya pada Pilkada Surabaya 2020,” jelasnya.

Apa kata Anugrah Ariyadi soal pemecatan?

Artikel Lainnya