Banjir Ngamuk di Gresik, Fasilitas Umum Rusak, Belasan Desa Terkepung Air

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Hujan deras dengan intensitas tinggi dalama beberapa hari membuat sejumlah warga Gresik panik. Air yang turun dan meresap tidak sebanding. Air sulit mengalir. Dampaknya banjir.

Sedikitnya terdapat 17 desa dari dua kecamatan di Gresik terputus. Aktivitas warga praktis terhenti. Air seolah-olah betah singgah di rumah warga.

Salah satu penyebabnya adalah luapan Kalilamong pada saat hujan deras turun. Kalilamong tidak sanggup menampung luberan air. Banjir ini merupakan bencana tahunan yang rutin terjadi setiap musim hujan.

Dikutip dari Beritajatim, dua kecamatan yang terendam banjir meliputi Benjeng dan Balongpanggang.

Berdasarkan laporan Muspika setempat, di wilayah Kecamatan Balongpanggang ada 12 desa yang terendam banjir. Yaitu, Desa Ngampel, Desa Dapet, Desa Sekapurputih, Desa Wotansari, Desa Tenggor, Desa Jombangndelik, Desa Tanahlandean, Desa Mojogede.

Selanjutnya, Desa Banjaragung, Desa Pucung, Desa Karangsemanding dan Desa Balongpanggang.

“Kami juga sudah membuat dapur umum di Desa Banjaragung dan Pucung,” ujar Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori, Minggu 13 Desember 2020. 

Catatan Muspika setempat, ada dua lokasi paling parah dalam bencana banjir tahun ini. 

Artikel Lainnya