nyedulur.com

Bali Disebut Surga LGBT, Dua Wanita Amerika Dipulangkan, Masuk Indonesia di Tengah Pandemi

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Twitter/Reuters.

Pemerintah telah resmi mendeportasi Kristen Gray dari Indonesia. Wanita berdrah Afro-Amerika itu dituduh menjual Bali sebagai tempat yang ramah bagi LGBT.

Namun Gray menolak tuduhan yang dilayangkan pemerintah RI. Dia menegaskan tidak bersalah, dan visa yang dimiliki tidak overstay. Dia juga berkelit disebut mencari kehidupan di Indonesia.

“Saya tidak bersalah, visa saya tidak overstay, saya tidak menghasilkan uang di Indonesia, saya hanya berkomentar mengenai LGBT dan saya dideportasi karena LGBT,” kata Gray, didampingi pengacaranya Erwin Siregar, Selasa 19 Januari 2021 malam.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk menjelaskan pemulangan Gray merupakan tindakan administrasi.

Gray diduga melakukan bisnis illegal di Bali. Salah satunya menjual e-book dan pemasangan jasa konsultasi soal kehidupan di Pulau Dewata. e-book yang ditawarkan Gray senilai USD30 atau sekitar Rp421 ribu.

Di dalam buku itu menceritakan kehidupan di Bali yang jauh lebih ramah dibandingkan dengan di Amerika Serikat. Menurutnya, dia kerap menerima opresi selama tinggal di AS.

Selain itu, buku yang dijualnya juga menceritakan bagaimana lika-lika masuk ke Bali. Diketahui jika Gray berada di Bali sudah enam bulan. Artinya dia masuk ke Indonesia di tengah pandemi virus corona. Kok bocor. Selama tinggal itulah, dia menyebut Bali sebagai surga bagi LGBT.

Wanita dengan nama lengkap Kristen Antoinette Gray dipulangkan bersama teman wanitanya, Saundra Michelle Alexander setelah menjalani pemeriksaan. Keduanya menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi, Jalan Panjaitan, Denpasar, Bali selama delapan jam.

Artikel Lainnya