nyedulur.com

Bahas ‘Pak Lurah’ di Kediaman dengan Kader, Kubu Demokrat Tuding Moeldoko Bohong, Rachland Nashidik: Pertemuan di Hotel Aston

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: KSP.

Partai Demokrat sedang memanas. Partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono ini tengah menjadi sorotan. Sebab Demokrat dikabarkan akan diambil alih orang dekat Presiden Joko Widodo. Orang yang disebut-sebut adalah Moeldoko.

Pria yang saat ini menjabat Kepala Staf Presiden itu dituding terlibat dalam 'kudeta' Partai Demokrat. Ini terungkap melalui cuitan beberapa kader partai berlambang mercy itu. Salah satunya adalah omelan Andi Arief di twitter, Senin 1 Februari 2021.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY  berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” tulis Andi Arief.

Moeldoko kemudian berkelit. Tapi dia membenarkan menerima banyak tamu belakangan ini. Termasuk tamu dari kader Demokrat di kediamannya. Namun mantan Panglima TNI itu mengaku tidak ingat jadwal pertemuannya.

“Konteksnya apa saya juga tidak mengerti, tapi saya awali dari pertanian, karena saya suka pertanian. Selanjutnya membahas situasi yang dihadapi, ya, gue dengerin aja,” kata Moeldoko dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/2).

“Berikutnya, ya, dengerin aja. Saya sih sebenarnya prihatin lihat situasi itu karena saya bagian yang mencintai Demokrat,” tambah dia.

Pengakuan Moeldoko soal pertemuan di kediamannya langsung dibantah kubu Demokrat. Salah satu politikus Demokrat, Rachland Nashidik membalas melalui akun twitternya.

“Jangan bohong. Pertemuan itu bukan di kediaman tapi di Hotel Aston Rasuna lantai 28, Rabu tanggal 27 Januari 2021 pkl 21.00,” tulis Rachland.

Rachland kemudian membantah jika kader Demokrat yang mendatangi Moeldoko. Justru orang dekat Jokowi itulah yang menemui sejumlah politikus Demokrat.

Malahan, lanjut Rachland, Moeldoko membeber beberapa isu yang tidak ada kaitannya dengan KSP.

“Tapi dia menyebut Kepala BIN, Kapolri, Menkumham, dan Menko Polhukam @mohmahfudmd, bahkan ‘Pak Lurah’ merestui. Para pejabat negara itu perlu juga angkat bicara. Apa iya ini semua tanpa restu 'Pak Lurah'?" tanyanya.

Sebetulnya Moeldoko pernah menjabat sebagai Panglima TNI Ketika SBY menjabat Presiden RI. Saat ini Ketua Umum Partai Demokrat adalah Agus Harimurti Yudhoyono, yang merupakan putra sulung SBY.

Artikel Lainnya