Awet Kenyang, Makanan Ini Bisa Hindari Perut Buncit, Tidak seperti Teletubbies

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Diet sehat jangan abaikan asupan karbohidrat. Sebab karbohidrat masih dibutuhkan tubuh sebagai pasokan energi. Masalahnya banyak yang menghindari karbo, tapi tetap ngemil. Inilah yang menyebabkan perut buncit. Gemuk!

Sebetulnya sebagian masyarakat Indonesia yang menjalani diet memilih kentang atau beras merah. Keduanya dipilih sebagai pengganti karbo dari sumber utama, nasi. Sementara kalori dan kadar gula dari nasi cukup tinggi.

Selain keduanya, ada beberapa sumber karbohidrat yang bisa mengganti beras putih. Tenang, makanan pengganti ini tidak menyebabkan perut buncit.

Dikutip dari Healthline melalui IDN Times, sebagian besar serat yang bikin kenyang lebih lama adalah Nasi shirataki.

Nasi ini terbuat dari akar konjak ini sangat rendah karbohidrat. Selain itu, satu porsi nasi shirataki tak mengandung kalori sama sekali. Wow, bisa berulang-ulang makan.

Masih ada satu lagi, quinoa. Makanan ini cukup populer bagi masyarakat Amerika Latin. Sebut saja Peru, Kolombia, Bolivia, dan Ekuador. Quinoa merupakan makanan yang kerap dikonsumsi bagi masyarakat yang tinggal di keempat negara tersebut.

Pada dasarnya makanan ini memiliki protein dan serat yang sangat tinggi dibandingkan nasi. Teksturnya menyerupai nasi. Dengan catatan dimasak dengan benar. Tak heran jika quinoa telah ditemukan sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Ubi jalar telah menemani sebagian masyarakat Jawa. Makanan ini bisa diolah menjadi beberapa pengananan maupun jajanan. Tidak jarang dijadikan suguhan di sejumlah kantor pemerintah. Sayang, ubi jalar kerap dikesampingkan lantaran gempuran makanan impor.

Padahal, ubi jalar kaya serat dengan kalori yang sangat rendah. NDTV menyebutkan ubi jalar bisa mengurangi nafsu makan, sehingga gak mudah lapar. Cocok untuk puasa.

Selain ubi jalar, masyarakat jawa kerap mengonsumsi singkong. Begitu juga masyarakat di ALor, Nusa Tenggara Timur menjadikan singkong sebagai makanan utama. Sebab kandungan seratnya yang tinggi, bisa meningkatkan kesehatan bakteri usus, sehingga bikin kenyang lebih lama.

Oatmeal pun sangat rendah kalori dan lemak. Menyajikan oatmeal cukup beragam. Umumnya bisa ditambahkan sayur, buah, atau kacang almond. Terkadang bisa ditambahkan dengan dada ayam panggang atau ikan yang dikukus. Maknyus rasanya.

Artikel Lainnya