Awas! Jangan Terlalu Sering Mengonsumsi Fried Chicken, Kata Ahli Kesehatan Risikonya Kompleks

Nyedulur
  • 2 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Daily Advent.

Fried chicken atau ayam yang digoreng dengan tepung cukup digemari oleh banyak orang. Mulai dari level usia anak-anak hingga orang dewasa, gemar mengonsumsinya. Makanan ini memiliki rasa yang lezat dengan tekstur yang gurih.

Selain itu, jenis makanan ini juga mudah dijumpai di mana saja. Baik di dalam mal, warung cepat saji, hingga pedagang kaki lima. Terlebih sudah cukup banyak metode jualan secara franchise di pasar atau tepi jalan.

Hal yang membuat makanan ini makin digandrungi lantaran bisa dikombinasi dengan varian sambal. Baik sambal bergaya lokal hingga western.

Namun Anda perlu tahu kandungan kesehatan sebelum mengonsusimnya. Di balik cita rasanya yang menggugah selera tersimpan efek negatif. Berikut efek buruk jika sering mengonsumsi freid chicken menurut ahli yang sudah dilansir dari Republika.

Ahli diet asal Amerika Serikat, Ashley Kitchens mengatakan bahwa mengonsumsi fried chicken setiap hari akan meningkatkan kadar kolesterol.

Karena, minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan mengandung lemak trans, yang telah terbukti meningkatkan LDL (jenis kolesterol jahat).

LDL dapat menumpuk di arteri dan memicu penyempitan seiring waktu. Dampaknya bisa menyebabkan penyakit jantung yang disebut aterosklerosis.

Menurut Klinik Cleveland, kadar kolesterol total yang sehat untuk pria dan wanita berusia 20 tahun ke atas berada dalam kisaran 125 mg/dL sampai 200 mg/dL. Tingkat LDL tidak boleh melebihi 100 mg/dL untuk wanita atau pria.

Selain itu, makanan cepat saji seperti fried chicken bisa berpotensi besar menambah berat badan.

Ini karena makan yang digoreng, entah ayam atau ikan, secara inheren mengandung lebih banyak kalori daripada makanan yang tidak digoreng. Fried chicken diperkirakan memiliki 200 hingga 369 kalori ekstra.

Tak hanya itu, fried chicken juga bisa memicu peningkatan kolesterol, dan karenanya berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Artikel Lainnya