nyedulur.com

Awas! Infeksi Virus Corona Sebabkan Disfungsi Ereksi, Begini Hasil Studinya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: SehatQ.

Dampak dari infeksi virus corona cukup banyak. Sesak napas, bermasalah pada indera penciuman dan pengecap, hingga batuk pilek yang disertai demam tinggi.

Sebuah studi yang dimuat Cambridge University Press memiliki hasil lain. Dalam studi tersebut menyebutkan infeksi corona bisa menyebabkan disfungsi ereksi (DE). Hati-hati kaum pria.

Dr Saeed Shoar, peneliti klinis dari Houston, Texas dan penulis studi, meneliti dua kasus pria muda yang sembuh dari Covid-19. Setelah pulih dari Covid-19 mereka menunjukkan tanda-tanda disfungsi ereksi atau anorgasmia. Demikian laporan CNN Indonesia.

Anorgasmia adalah sebuah kondisi di mana seseorang tidak bisa orgasme sekalipun sudah mendapatkan rangsangan. Hanya saja, hal ini bukan cuma disebabkan oleh efek samping covid-19.

Meski masih merupakan penelitian yang sangat awal, namun Dena Grayson, seorang spesialis penyakit menular mengatakan kalau penelitian covid sebabkan disfungsi seksual ini harus ditanggapi dengan serius.

"Kami sekarang tahu bahwa efek jangka panjang kesehatan virus ini adalah komplikasi neurologis dan beberapa kekhawatiran nyata di sini bahwa pria dapat memiliki masalah jangka panjang disfungsi ereksi dari virus ini, karena kami tahu bahwa hal itu menyebabkan masalah pada pembuluh darah,” kata Grayson.

Studi lain yang dilakukan pada Juli 2020 tentang Covid-19 sebabkan disfungsi ereksi juga menunjukkan bahwa virus tersebut. Ini hasil studinya.

Artikel Lainnya