Awas, Gempa Bisa Jadi Ancaman, Coba Latihan dengan Cara Ini, Bisa Hindari Risiko Cedera

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Gempa menjadi salah satu momok menakutkan masyarakat Indonesia. Sebab Indonesia berada di ring of fire, atau Cincin Api Pasifik yang cukup aktif.  Akibatnya rentan terjadi gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami.

Baru-baru ini gempa melanda di Barat Daya Malang, dengan magnitudo 6,7 SR pada Sabtu 10 April 2021. Berdasarkan catatan United State Geological Survey (USGS) atau Badan Survei Geologi Amerika Serikat, Indonesia dilanda gempa susulan.

Usai gempa di Malang, menyusul dua kali gempa di Lampung. Gempa pertama pada Minggu 11 April 2021 sekitar pukul 17.44 WIB dam Senin 12 April 2021 sekitar pukul 08.52 WIB. Selanjutnya Halmaera menyusul pada pukul 09.52 WIT.

Gaes, saat terjadi gempa masyarakat akan panik. Lari ketakutan. Bahkan banyak yang tidak sempat berlari menuju lapangan terbuka dan tetap diam di dalam rumah.

Tak hanya itu, adanya gempa membuat bangunan roboh atau retak. Runtuhnya bangunan itu bisa saja menimpa anggota keluarga.

Untuk meninimalisasi risiko akibat gempa, ada tips sederhana. Menjauhlah dari bendar yang berisiko jatuh. Misalnya lemari, lampu, jendela, dan kaca. Dilansir dari Liputan6, berikut tipsnya gar tidak cedera.

Saat di dalam bangunan, segera keluar dari bangunan setelah gempa bumi berhenti. Perhatikan reruntuhan maupun benda-benda yang bisa berpotensi membahayakan saat evakuasi.

Jika berada di dalam rumah, Anda tetap berada di bawah meja yang kuat. Periksa keberadaan api, seperti dari kompor atau listrik. Hal ini untuk mencegah potensi terjadinya kebakaran.

Baik saat dan setelah gempa, berdirilah di tempat terbuka, yang jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air.

Apabila Anda di luar bangunan dengan tebing di sekelilingnya, hindari area yang rawan longsor.

Jika Anda berada di dalam mobil, berhentilah saat gempa terjadi. Setelah gempa, Anda bisa tetap berada di dalam mobil.

Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan atau rambu-rambu lalu lintas. Cara ini agar terhindar dari potensi kemungkinan jembatan maupun rambu-rambu lalu lintas roboh.

Artikel Lainnya