Awas, ASN dan Tenaga Honorer Banda Aceh Dilarang Main Game Online, Gawat Bila Ketahuan, Ngeri Ancaman Wali Kota

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: The Japan Times.

Tahun lalu MUI mengeluarkan fatwa tentang main game online baik lewat HP maupun PC. Alasannya game online bisa memicu banyak hal yang bertentangan dengan Islam.

Masalah game online juga menjadi sorotan di Serambi Mekah. Pemkot Banda Aceh melarang memainkan game online. Larangan itu ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak

Dikutip dari Kumparan, Surat edaran dengan nomor 800/2628 telah ditandatangani Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, yang dikeluarkan 29 Desember 2020. Surat itu ditujukan kepada seluruh Kepala OPD di pemkot Banda Aceh. 

Surat itu diterbitkan untuk mengantisipasi dan membatasi game online, yang mengakibatkan penurunan produktivitas kerja, terganggunya proses pelayanan masyarakat.

Dalam bunyi surat tersebut, game online bertentangan dengan Syariat Islam dalam hal penggunaan waktu yang sia-sia. 

“Bersama ini kami sampaikan kepada para Kepala OPD untuk melarang Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Kontrak bermain game online. Bagi yang telah menginstal aplikasi game online agar segera menghapus,” tulis Aminullah. 

Kemudian berkaitan dengan dikeluarkannya surat itu, Aminullah meminta kepada para kepala OPD untuk selalu memantau para ASN agar mematuhi dan tetap disiplin dengan imbauan tersebut. 

Aminullah Usman mengancam kepada ASN maupun tenaga kontrak jika ngotot memainkan game online. Ini ancamannya.

Artikel Lainnya