nyedulur.com

Arkeolog Australia Temukan Tengkorak Bocah Berusia Delapan Ribu Tahun di NTT, Dari Ritual Pemakaman

Kumparan
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Nusa Tenggara Timur memiliki catatan sejarah yang luar biasa. Catatan ini terungkap melalui penemuan tulang kepala seorang bocah yang sudah berumur sekitar 8.000 tahun yang lalu.

Temuan itu diungkap sejumlah peneliti dari Australian National University. Tim mengungkapkan jika tulang kepala atau tengkorak merupakan seorang bocah berusia delapan tahun yang berasal dari awal pertengahan Holosen.

Penemuan tulang itu di goa Goa Makpan, Pulau Alor, NTT. Diduga penguburan bocah tersebut dilakukan dengan upacara adat. Bisa juga melalui sebuah ritual.

“Pigmen berwarna coklat kekuningan dioleskan di pipi dan dahi. Sementara itu, batu bulat berwarna ditempatkan di bawah kepala anak ketika dikuburkan,” jelas Dr. Sofia Samper Carro sebagaimana dikutip Phys melalui Kumparan

Peneliti arkeologi juga menemukan tulang lengan dan kaki bocah tersebut. Namun sejumlah tulang itu diduga telah diambil sebelum bocah itu dimakamkan. Dugaan lain tulang-tulang tersebut dibuang ke tempat lain.

Praktik menghilangkan salah satu bagian tubuh ini bukan barang baru. Menurut para peneliti, penghilangan tulang juga didokumentasikan di beberapa pemakaman kuno lain dari periode waktu yang sama.

Hal semacam ini juga ditemukan di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Flores. Namun, kata Carro, ini menjadi yang pertama dilakukan di pemakaman anak-anak. Temuan dari tim arkeolog menjelaskan bocah tersebut. Inilah sosoknya.

Artikel Lainnya