Apes, Mantan Bupati Solok dan Wakilnya Dilaporkan ke Polisi, Dituduh Ngemplang Duit Kampanye, Ya Allah

Nyedulur
  • 8 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Wandernesia.

Beginilah bila kepala daerah dituduh ingkar janji. Bukan terkait kebijakan, sih. Lebih tepatnya janji mengembalikan dana kampanye. Menurut kabar, mantan Bupati dan Wakil Bupati Bupati Solok, Gusmal-Yulfadri Nurdin dilaporkan ke polisi.

Keduanya dianggap meminjam uang kepada tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Sumatra Barat Epyardi Asda. Uang itu dipinjam untuk biaya Pilkada sebesar Rp 1,3 miliar. Cukup gede.

Celakanya uang itu hanya sekitar Rp600 juta yang sudah dikembalikan. Sedangkan sisa utang, atau sekitar Rp700 juta belum dibayarkan hingga duduk menjadi bupati dan wakil bupati.

“Kemarin malam saya buat laporan pengaduan ke Polres Solok Kota soal piutang ini. Mereka tidak ada itikad baik melunasinya,” kata Epyardi Asda mengutip Kompas, Kamis 8 April 2021.

Epyardi mengatakan, saat Pilkada Kabupaten Solok 2015 lalu, pasangan Gusmal-Yulfadri beserta istri mendatanginya untuk meminjam uang.

Menurut Epyardi, saat itu dia tergerak untuk memberi pinjaman karena merasa pasangan Gusmal-Yulfadri memiliki visi membangun Kabupaten Solok dengan baik.

“Nyatanya, setelah duduk sampai berakhir masa jabatannya kemarin, utangnya belum dilunasi,” kata Epyardi.

Gusmal-Yulfadri sudah berakhir masa jabatannya pada Kamis 7 April 2021, dan digantikan penjabat Bupati Heri Nofiardi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Kota Iptu Elvi Yusri mengakui pihaknya sudah menerima laporan pengaduan Epyardi itu.

“Kemarin malam Pak Epyardi datang membuat laporan pengaduan. Baru pengaduan awal,” kata Elvi.

Elvi mengatakan, laporan itu soal utang piutang dana Pilkada 2015 sebesar Rp1,3 miliar.

Hanya saja, menurut Elvi, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan segera meminta keterangan terlapor dan saksi.

“Masih kita selidiki dan segera kita mintai keterangan,” kata Elvi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Gusmal mengakui memiliki utang kepada Epyardi untuk biaya saksi Pilkada pada 2015 lalu.

Artikel Lainnya