nyedulur.com

Anggota DPRD Blitar Ngamuk di Lokasi Proyek, Bangunan Irigasi Minta Dibongkar, Kontraktor Emosi

Suara
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Proyek saluran irigasi di Dusun Jajar, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar menjadi polemik. Akibatnya anggota DPRD setempat ngamuk-ngamuk di lokasi.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto menilai proses pembangunan ada yang salah. Bahkan dia menuding proyek senilai Rp671 juta itu dibuat main-main.

“Iki garapan opo? Lak main yo main tapi ojo nemen-nemen mas. Duit e masyarakat kok digawe dolanan. (Ini garapan apa ini? Kalau main ya main. Tapi jangan keterlaluan mas. Ini uangnya masyarakat kok dipakai mainan),” kata Panoto dikutip Suara.

Panoto berang. Pasalnya, bangunan itu harus kuat saat mengering. Faktanya terbalik. Justru saat mengering, bangunannya mudah hancur ketika dikorek menggunakan jari.

Tak puas dengan kinerja kontraktor, Panoto merekomendasikan bangunan itu untuk dibongkar dan dibangun ulang.

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Blitar yang saat itu ada di lokasi meminta kontraktor untuk membongkarnya.

"Yo wis rapopo bongkar ae. (Sudah tidak apa-apa bongkar saja),” teriak kontraktor dengan mimik sedikit emosi.

Ini gambar bangunan saluran irigasi yang dipermasalahkan.

Artikel Lainnya