Aneh, Wanita Australia Punya Vagina Dua Centimeter, Bisa Nggak Buat Senggama?

Nyedulur
  • 22 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Daily Star.

Seorang wanita asal Australia memiliki kelainan pada vaginanya. Wanita dengan nama Amanda Jones ini menceriakan kelainannya. Di mana dia lahir tanpa rahim dan vaginanya hanya dua sentimeter. Kok aneh.

Mengutip VIVA, Amanda baru mengetahui kelainan itu pada 2003 silam. Dia merasakan ada yang aneh pada tubuhnya saat duduk di bangku sekolah. Amanda Jones mengaku menjadi siswi di sekolah yang belum mengalami menstruasi.

“Saya adalah satu-satunya gadis di tahun saya dan satu tahun di bawah saya di sekolah yang belum menstruasi, meskipun saya sudah memiliki ukuran bra D-cup, jadi saya memasuki masa pubertas,” katanya dikutip dari Dailystar.

Amanda pun berinisiatif melakukan pemeriksaan saat itu dan diketahui dia didiagnosis menderita sindrom Mayer Rokitansky Küster Hauser (MRKH). MRKH adalah kelainan bawaan yang langka, yang menyebabkan rahimnya tidak berkembang dan kedalaman vaginanya hanya dua sentimeter.

“Saya dirujuk ke dokter kandungan dan menjalani laparoskopi. Namun, dokter tidak dapat menemukan apa pun. Saya diberi tahu bahwa rahim saya sama sekali tidak ada,” Amanda menjelaskan.

Amanda didiagnosis dengan MRKH tipe satu. Kejadian ini terjadi pada satu dari setiap 5.000 wanita, menurut NHS. Kabar baiknya, kondisi ini tidak memengaruhi perkembangan ovarium.

Dengan demikian, ovarium Amanda dinyatakan sehat. Namun karena dia tidak memiliki rahim, dia tidak pernah mengalami ovulasi atau menstruasi.

Karena kurangnya serviks (leher rahim) yang berkembang, wanita dengan MRKH juga sering mengalami hipoplasia genital terkait atau keterbelakangan.

“Transplantasi uterus bukanlah pilihan ketika saya didiagnosis, jadi setelah laparoskopi, saya tidak mendapatkan perawatan lebih banyak. Sejujurnya saya tidak tahu apa itu MRKH, itu sangat mengejutkan," ujar dia.

MRKH yang dialami Amanda juga berdampak pada kegiatan seksualnya. Lantaran ukuran vaginanya yang hanya 2,3 cm dengan kedalaman 1,4 cm.

Meski demikian pihak dokter menjelaskan bahwa wanita yang kini berusia 32 tahun itu tidak perlu menjalani pelebaran.

Pelebaran ini merupakan proses medis untuk meregangkan jaringan vagina yang ada untuk memastikan hubungan seks yang nyaman bagi wanita dengan MRKH.

Dia juga menjelaskan bahwa orang dengan MRKH juga harus melakukan hubungan seks secara teratur. Sebab jika tidak, vagina akan menyusut baik ukuran melebar atau ukuran sebelumnya (tergantung pada wanita).

Artikel Lainnya