nyedulur.com

Amerika Serikat Rusuh, Pendukung Trump Ngamuk, Tuduh Curang, Minta Pilpres Dibatalkan

Liputan6
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Pemilihan presiden di Amerika Serikat mirip di Indonesia. Ketika jagonya kalah, pendukungnya ngamuk.

Itulah gambaran yang terjadi di Detroit dan Phoenix. Sekelompok massa yang diketahui pendukung Presiden Donald Trump berkumpul di pusat penghitungan suara.

Dikutip dari Channel News Asia melalui Liputan6, pendukung petahana ini meminta menghentikan penghitungan suara pada Rabu 4 November 2020 waktu setempat.

“Hentikan hitungan!” teriak para pendukung Trump di Detroit.

Protes datang ketika presiden bersikeras tanpa bukti bahwa ada masalah besar. Tudingan terkait pemungutan dan penghitungan suara. Satu lagi ketika Partai Republik mengajukan gugatan di beberapa negara bagian atas pemilihan tersebut.

Para pengunjuk rasa di Phoenix memenuhi sebagian besar tempat parkir di pusat pemilihan Maricopa County. Di sana tempat deputi sheriff menjaga bagian luar gedung dan penghitungan di dalam.

Paul Gosar, seorang Republikan Arizona dan pendukung setia Trump, bergabung dengan kerumunan, menyatakan, "Kami tidak akan membiarkan pemilihan ini curang dan suara dicuri. Titik."

Begitu juga di sejumlah kota-kota besar terjadi pengerahan massa. Berikut kota-kota yang ditengarai sebagai pusat aksi penolakan pemilihan presiden AS.

Artikel Lainnya