Amati Bila Anak Anda Kecanduan Smartphone, Bisa Jadi Tanda Depresi, Orang Tua Harus Tahu

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: VOX.

Depresi tidak mengenal usia. Namun bila dialami usia remaja hingga pertengahan 20-an, cukup banyak tanda-tandanya. Salah satunya adalah sedih terus menerus dan kehilangan minat dalam beraktivitas.

Selain itu, tak sedikit orang tua yang kerap menyalahartikan depresi pada remaja sebagai perubahan mood akibat hormon  Padahal kondisi tersebut bisa jauh lebih buruk. Sehingga harus segera mendapatkan bantuan.

Lalu berikut beberapa tanda-tanda remaja yang mengalami depresi berdasarkan acuan dari Help Guide International yang sudah dirangkum dari Kompas.

Remaja yang sulit berkonsentrasi atau tidak bersemangat saat di sekolah bisa jadi salah satu tanda gangguan kesehatan mental.

Hal ini bisa dilihat dari tingkat kehadiran yang buruk, penurunan nilai, atau rasa frustasi akan tugas-tugas sekolahnya.

Tak hanya itu, keinginan atau bahkan upaya untuk lari dari rumah adalah salah satu pertanda serius adanya depresi. Meski terdengar seperti ancaman, namun itu adalah upaya minta tolong atas keluhan yang dirasakannya.

Kedua zat adiktif ini kerap jadi pelarian remaja untuk mengobati perasaan negatifnya.  Sayangnya, hal ini malah memicu adanya ketergantungan yang berakibat buruk secara fisik atau mental.

Depresi dapat memunculkan perasaan rendah diri pada remaja. Bukan hanya sekadar perasaan tidak percaya diri namun merasa gagal, malu, buruk dan tidak berharga. Kemunculannya juga bukan sesekali melainkan dirasakan terus menerus secara intens.

Smartphone sekarang sudah menjadi sahabat bagi setiap remaja. Meski demikian, penggunaan gadget ini secara berlebihan bisa menjadi pertanda kondisi metal yang memburuk.

Banyak dari mereka menjadikan dunia maya sebagai pengalih perasaan negatif yang malah mengisolasi diri dari sekitarnya.

Hal ini semakin memicu perasaan tertekan dan berdampak pada kesehatan mentalnya.

Selanjutnya , bersikap sembrono tindakan berbahaya yang dimaksud antara lain menemudi ugal-ugalan, minum minuman keras sampai perilaku seks bebas.

Berbagai perilaku buruk ini dijadikan cara untuk menyalurkan amarah dan perasaan negatif yang terpendam di diri mereka.

Artikel Lainnya