Alot Pencopotan Atribut Bergambar Rizieq Shihab di Sidoarjo, Polres Jombang Sikat Atribut FPI

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Pencopotan atribut bergambar Rizieq Shihab maupun FPI tidak berjalan mulus. Tim gabungan di Sidoarjo mendapat penolakan saat hendak menurunkan atribut FPI di Krian, Sidoarjo, Rabu 30 Desember 2020. Tepatnya di rumah Magsyar.

Warga Dusun Mojosantren, Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Sidoarjo terpasang gambar baliho Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Baliho berukuran sekitar 2 x 3 meter itu juga terdapat tulisan “silakan ajak semua orang untuk membenci kami namun ingatlah kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang terbuka…!!!.

Dikutip dari Beritajatim, melalui Ketua RT setempat, tuan rumah diminta keluar dan menurunkan atribut bergambar MRS maupun FPI.

Namun sang empu bergeming. Enggan menuruti permintaan tim gabungan. Setelah melalui dialog, Magsyar bersedia menurunkan atau mencopot baliho tersebut.

“Saat saya tanya apakah keluarganya anggota FPI, jawabnya hanya simpatisan,” terang Ketua RT Ketua RT 3 RW 9 Dusun Mojosantren, Abdul Malik.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menegaskan bahwa pamasangan baliho dan stiker FPI telah dilarang. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), FPI adalah organisasi terlarang.

Di kesempatan berbeda, anggota Polres Jombang tidak menemui kesulitan mempreteli atribut FPI. Kegiatan itu tidak ada perlawanan dan berlangsung aman.

Wakapolres Jombang Kompol Ari Trestiawan dan Kasdim 0814 Jombang Mayor Inf Harjono memimpin pencopotan atribut tersebut. kegiatan ini sebagai tindak lanjut keputusan pemerintah menghentikan segala bentuk kegiatan maupun atribut FPI.

Artikel Lainnya