Akibat Rakit Petasan, Kakak-Beradik di Ponorogo Tewas, Terlempar Sejauh Lima Meter, Potongan Tubuhnya Belum Ditemukan, Ngeri!

Nyedulur
  • 20 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Shutterstock.

Petugas kepolisian telah tegas melarang petasan. Dampak bagi lingkungan bisa mengejutkan orang lain. Sementara bahaya bagi penyulut bisa fatal. Bisa terluka, atau malah tewas.

Seperti kejadian di Ponorogo. Kakak beradik meregang nyawa setelah terlempar akibat ledakan petasan. Ledakan itu bermula dari petasan yang dirakit di rumah keduanya.

Begini. Mengutip Suara, warga Dusun Ngasinan, Desa/Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo dikejutkan dengan suara ledakan. Cukup kencang suaranya.

Peristiwa ini terjadi Selasa malam 27 April 2021 sekitar pukul 22.00WIB. Setelah dicari, suara ledakan mercon dari rumah seorang warga setempat. Ledakan menyebabkan dua orang kakak beradik tewas.

Kakak beradik yang tewas ini berinisial SN (23) dan SM (21). Mercon meledak ini terjadi di lantai 2 rumah korban. Keduanya bahkan terlempar dari lantai dua itu.

“Ledakan itu terjadi di lantai 2, rumah korban,” kata Kapolsek Sukorejo AKP Beny Hartono.

Akibatnya, SN terlempar sejauh lima meter ke belakang rumah. Bahkan sebagian tubuh korban hingga kini belum ditemukan. Sementara adiknya, SM terlempar ke genting rumah tetangganya.

“Kalau korban SN tewas seketika di TKP, bahkan bagian kakinya belum ditemukan. Sementara adiknya, SM meninggal saat tiba di rumah sakit,” katanya.

Malam berdarah terjadi di Ponorogo, tepatnya di Dusun Ngasinan Desa/Kecamatan Sukorejo Ponorogo.

Pada Selasa 27 April malam, dua kakak beradik berinisial SN (26) dan SM (21) tewas seketika, setelah terkena ledakan yang diduga dari petasan yang mereka rakit. Bahkan bagian tubuh korban pun sampai terpisah terkena ledakan tersebut.

Artikel Lainnya