Ajaib, Binatang Ini Hidup Kembali, Padahal Hampir Dinyatakan Punah

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Perburuan liar yang dilakukan manusia dan bencana alam bisa mengancam ekosistem. Baik tumbuhan maupun hewan bisa punah. Sebut saja seperti burung dodo, harimau jawa, sapi laut steller dan masih banyak lagi binatang yang telah punah.

Selain itu tidak jarang, hewan buruan dijual secara illegal. Yang lebih ngeri, binatang tersebut dibunuh untuk diambil organ dan kulit, yang kemudian dijual dengan nilai fantastis. Kasihan banget.

Namun, ada juga hewan-hewan yang sudah diprediksi punah, tetapi masih bisa ditemukan dalam kondisi hidup.

Lalu hewan liar apa saja sih yang berhasil hidup kembali dari kepunahan? Berikut rangkuman dari Kumparan.

Tikus gajah somalia terakhir terlihat hidup pada 50 tahun silam. Sejak saat itu, hewan mungil dengan bentuk wajah yang unik ini dinyatakan punah.

Namun, pada Agustus 2020, sekelompok ilmuwan menemukan hewan ini hidup dalam keadaan sehat. Tikus Gajah Somalia itu ditemukan hidup di Djibouti, Afrika.

Sebenarnya, ada sekitar 20 spesies tikus gajah di seluruh dunia. Namun spesies yang satu ini menjadi yang paling misterius karena ilmuwan di seluruh dunia memiliki 39 buah spesimennya.

Selanjutnya, ada kadal teror. Nama ini disematkan lantaran ukurannya yang besar dan mulutnya penuh dengan gigi-gigi tajam. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 50 cm, membuat spesies ini tidak sulit dikenali.

Kadal ini pertama kali ditemukan pada tahun 1872 oleh seorang ilmuwan asal Prancis di kawasan Pasifik. Anehnya, itu adalah satu-satunya penemuan kadal teror di daerah tersebut. Ilmuwan pun menganggap hewan tersebut telah punah.

Namun, pada tahun 2003, sekelompok ilmuwan kembali menemukan hewan yang sama di daerah tersebut. Penemuan yang berjarak 130 tahun itu akhirnya memastikan bahwa satwa satu ini belum punah.

Solenodon kuba. Namanya aneh ya. Tapi hewan ini tergolong unik, karena merupakan satu dari sedikit spesies mamalia yang memiliki bisa dalam tubuhnya.

Hebatnya lagi, solenodon kuba telah hidup sejak ratusan juta tahun yang lalu. Hewan ini belum banyak berubah sejak zaman dinosaurus hingga sekarang.

Meski berbisa, satwa ini tergolong lemah dan kurang cepat. Akibatnya, solenodon kuba sering menjadi sasaran empuk predator. Hilangnya hutan juga turut berperan dalam kepunahannya sebelum berhasil ditemukan kembali.

Artikel Lainnya