nyedulur.com

Ada Cuka di Dapur? Agar Tidak Ngawur, Kenali Jenis dan Penggunaannya

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Honey Mouse.

Salah bumbu, rasa makanan bisa berantakan. Begitu juga dengan cuka. Bila salah mengaplikasikannya bisa membuat selera makan hilang.

Sejatinya jenis cuka cukup banyak. Fungsinya juga berbeda-bedar. Rasa asam dan bau yang kurang sedap, justru kerap dipilih. Utamanya menu kuah atau panggang.

Bisa juga untuk salad. Cuka adalah bagian penting dalam pembuatan saus salad atau dressing. Nah, tak hanya itu ada juga lho berbagai jenis cuka dengan ragam kegunaannya.

Sebut saja cuka balsamic yang dikenal memiliki warna cokelat gelap. Sebagaimana dilansir Boldsky melalui CNN Indonesia, cuka dibuat dari perasan anggur tanpa disaring dan difermentasi.

Untuk harganya bervariasi. Tergantung kemurnian dan umur penyimpanan. Semakin lama disimpan, cuka makin manis dan kental.

Tak perlu ragu menyimpan beberapa varian cuka balsamic di dapur. Jenis cuka balsamic yang murah bisa digunakan untuk bumbu marinasi dan saus salad. Rasanya mungkin bukan yang terbaik, tetapi masih bisa dikombinasikan dengan minyak dan bumbu.

Sedangkan, yang harganya mahal alias disimpan bertahun-tahun di wadah kayu pohon ek, cukup jadi dressing keju dan sayuran. Ini cocok untuk sentuhan akhir berbagai masakan.

Baik cuka anggur merah dan anggur putih biasanya dikenal sebagai cuka tradisional. Cuka dari campuran anggur merah dan anggur putih populer digunakan untuk berbagai masakan.

Cuka anggur putih rasanya cukup tajam. Sementara cuka anggur merah seperti punya rasa raspberry alami. Bagaimana dengan penggunaannya?

Jika Anda memasak daging sapi, kambing, babi atau sayuran, cuka anggur merah paling cocok. Bahan makanan tetap segar dan bertahanmempertahankan rasa alaminya.

Sementara cuka anggur putih paling baik untuk hidangan ayam dan ikan. Cuka ini juga bisa digunakan untuk mengawetkan bahan makanan.

Jika mau yang ringan-ringan, boleh memilih cuka sari apel. Karena sifat yang ringan itulah, cuka ini jadi pilihan paling baik untuk marinasi ikan atau ayam. Cuka sari apel juga bisa dicampur dengan bahan lain sehingga jadi flavored vinegar.

Untuk penyimpanan, cuka sari apel wajib disimpan di kulkas. Laku ini diperlukan sebab bakteri berbahaya seperti E.coli bisa tumbuh di lingkungan yang asam.

Seperti cuka sari apel, cuka beras juga termasuk jenis yang ringan. Bahkan, kandungan alkoholnya jauh lebih sedikit daripada rekan sejawatnya.

Dalam kuliner Asia, cuka beras nyaris tak pernah absen. Cuka ini terbuat dari fermentasi air beras. Cuka beras memiliki rasa manis dan lembut sehingga layak jadi cuka serbaguna.

Nah, sudah tahu kan penggunaannya. Masih ada cuka dengan cita rasa yang berbeda

Artikel Lainnya